Langsung ke konten utama

Anda Mau Sukses Main Saham Berapa Lama? - Part I

Kalau saya bertanya pada anda dengan memberikan dua opsi: "Anda mau sukses main saham berapa lama? Dengan opsi:


- Sukses main saham dalam jangka waktu 1 tahun bahkan kurang
- Sukses main saham dalam jangka waktu minimal 3 tahun

Saya yakin semua trader pasti akan menjawab ingin bisa sukses main saham dalam jangka waktu yang sesingkat mungkin, yaitu satu tahun bahkan kurang. Maksud saya, kalau bisa sukses sekarang ngapain harus ditunda 4 tahun lagi. Kalau bisa dapat mobil dan rumah sekarang, ngapain harus ditunda 4 tahun lagi? Benar kan

Tapi, apa yang kelihatannya bagus itu sebenarnya belum tentu bagus. Untuk lebih memahaminya, sekarang saya akan coba bahas satu per satu dari setiap poin. 

Sukses main saham dalam jangka waktu 1 tahun bahkan kurang

Kalau anda sukses dalam waktu yang cepat, kelihatannya sangat menyenangkan di awal. Tetapi kalau anda sukses dalam waktu cepat kemungkinan besar hal itu hanyalah beginner lucky. (hampir) Semua pemula yang bisa untung besar di awal, pada bulan2 berikutnya akan menderita rugi besar. 

Hal ini dikarenakan pemain saham pemula masih belum banyak mempelajari kondisi market, sehingga psikologi dan mental trading juga belum terbentuk dengan baik. Beginner lucky cenderung membuat trader menjadi cepat senang, euforia, dan merasa dirinya hebat. Dan perlu anda camkan, bahwa sukses main saham dalam waktu cepat sangat tidak baik untuk karir trading anda. 

Bukannya tidak boleh sukses cepat. Saya sendiri pun juga ingin bisa sukses cepat. Tetapi, untuk mencapai kesuksesan dibutuhkan proses. Masalahnya, proses menuju sukses main saham tidak ada yang cepat, apalagi enak dan mudah.  

"Ah, masa sih bung Heze?" Tanya anda.

Kalau anda tidak percaya, sebenarnya banyak orang yang awalnya cepat sukses namun tidak lama kemudian jatuh. Mengapa hal itu seringkali terjadi? Karena pondasi mereka masih lemah. Mereka belum mengalami jatuh bangun, sehingga ketika sukses dalam sekejap mata, mereka tidak siap. 

Langsung senang, langsung merasa diatas awan, dan ketika saatnya harus menghadapi cobaan yang sesungguhnya, jatuhlah mereka. Pemain saham pemula yang bisa sukses dalam waktu cepat juga sangat berpotensi untuk rugi di kemudian hari, bahkan kerugian yang diderita lebih besar daripada keuntungan yang mereka dapatkan di awal. 

Jadi, sekarang anda sudah tahu mengapa sukses main saham terlalu cepat itu tidak baik. Jawabannya karena: "Pondasi" anda masih belum kuat.  

Lalu, bagaimana dengan pilihan kedua? Apakah sukses main saham dalam jangka waktu minimal 3 tahun adalah pilihan yang terbaik? Silahkan simak jawabannya di Part II: Anda Mau Sukses Main Saham Berapa Lama? - Part II.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mencari Nilai Dividen di Laporan Keuangan

Dividen adalah salah satu return yang ingin dicapai oleh trader maupun investor. Terkait pembayaran dividen ini, banyak rekan2 yang bertanya pada saya: "Pak Heze, gimana cara mencari nilai dividen perusahaan di laporan keuangan? Apakah bisa kita melihatnya melalui laporan keuangannya ?"  Tentu saja bisa. Anda yang ingin melihat nilai dividen yang dibayarkan perusahaan, pertama-tama anda perlu mengunduh laporan keuangan perusahaan yang anda cari melalui situs IDX. Baca langkah-langkahnya disini: Cara Mendapatkan Laporan Keuangan Perusahaan.  Setelah anda download laporan keuangan yang anda cari, anda buka file PDF-nya. Katakanlah kita mau mencari nilai dividen pada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Maka kita download laporan keuangannya. Untuk mempermudah contohnya, anda bisa buka file PDF laporan keuangan TLKM disini: Contoh Laporan Keuangan TLKM.  Untuk mencari nilai dividen, langkah2nya sebagai berikut:  1. Buka laporan ekuitas (kalau pada contoh TLKM, ada d...

Pengertian Obligasi, Jenis-jenis Obligasi dan Karakteristik Obligasi

Salah satu instrumen investasi di pasar modal adalah obligasi. Secara sederhana, obligasi adalah surat utang. Jadi obligasi itu ibarat perusahaan / pemerintah meminjam uang kepada masyarakat. Perusahaan / pemerintah akan menerbitkan obligasi agar dibeli oleh masyarakat, dan kemudian perusahaan / pemerintah akan mengembalikan uang tersebut beserta kuponnya. Uang dari obligasi digunakan untuk membayar utang negara, ekspansi usaha, pembiayaan APBN dan lain2. Obligasi memiliki jangka waktu tertentu, di mana penerbit obligasi harus mengembalikan nominal pokok pada saat jatuh tempo. Selain membayar pokok, penerbit obligasi wajib melakukan pembayaran bunga (kupon) secara berkala, dengan tingkat bunga dan perioda pembayaran yang ditentukan pada kontrak, biasanya bisa setiap 3 bulan sekali, atau 6 bulan sekali.  JENIS-JENIS OBLIGASI 1. Obligasi pemerintah (goverment bond) Obligasi pemerintah merupakan obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan negara. Di Am...

Daftar Indeks Sektoral Saham di Indonesia

Banyaknya jumlah saham di Indonesia tentunya juga dibagi-bagi kedalam berbagai jenis sektor saham oleh Bursa Efek Indonesia. Adanya indeks sektor saham yang sudah diklasifikasikan juga sangat berguna bagi anda untuk melakukan analisis sektor yang paling bagus dan sektor yang harga sahamnya turun paling dalam. Berikut adalah daftar indeks sektor saham di Indonesia:  1. ^JKSE = Composite Index / Indeks Harga Saham Gabungan  2. ^JKII = Jakarta Islamic Index 3. ^JKMBX = Indeks Papan Utama 4. ^JKDBX = Indeks Papan Pengembangan 5. ^JKTRAD = Indeks Perdagangan dan Jasa 6. ^JKCONS = Indeks Consumer Goods 7. ^JKMNFG = Indeks Manufaktur 8. ^JKPROP = Indeks Konstruksi, Properti dan Real Estate 9. ^JKMING = Indeks Pertambangan 10. ^JKFINA = Indeks Finance  11. ^JKINFA = Indeks Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi  12. ^JKBIND = Indeks Industri Dasar  13. ^JKMISC = Miscellanous Index  Itulah daftar indeks sektor saham di Bursa Efek Indonesia. Kode singkatan diatas a...