Langsung ke konten utama

Instrumen Pasar Modal

Instrumen di pasar modal dalam konteks lebih praktis banyak dikenal dengan sebutan sekuritas. Sekuritas atau disebut juga sebagai efek atas surat berharga merupakan aset finansial yang menyatakan klaim keuangan. Instrumen di pasar modal dikelompokkan menjadi 4 (empat) instrumen utama yaitu: Saham, obligasi, derivatif, reksadana. Untuk lebih jelasnya perhatikan bagan dibawah ini:

SAHAM

Saham dapat dibedakan menjadi saham biasa dan saham preferen. Pada umumnya, saham yang biasa diperdagangkan investor di Bursa Efek adalah jenis saham biasa. Sedangkan saham preferen dalam pasar modal adalah saham yang memiliki hak khusus. Perbedaan saham biasa dan saham preferen bisa anda lihat disini: Apa Itu Saham Biasa? Apa Itu Saham Preferen?

OBLIGASI 

Obligasi adalah surat utang. Obligasi ini ibarat perusahaan atau negara berhutang kepada masyarakat. Masyarakat yang membeli obligasi nantinya akan mendapatkan pengembalian beserta kupon.  Obligasi adalah salah satu jenis investasi yang cukup sering diterbitkan oleh perusahaan maupun pemerintah. Obligasi yang diterbitkan negara atau pemerintah disebut dengan Obligasi Ritel Indonesia (ORI). Mengenai obligasi bisa anda lihat penjelasannya disini: Pengertian Obligasi, Jenis-jenis Obligasi dan Karakteristik Obligasi   

DERIVATIF

Derivatif adalah produk turunan saham dan obligasi. Contoh derivatif adalah future contract dan option contract. 

a. Kontrak berjangka (future contract) 

Kontrak berjangka merupakan perjanjian yang dibuat hari ini yang mengharuskan adanya transaksi di masa mendatang. Kontrak berjangka dapat berupa kontrak berjangka komoditas dan kontrak berjangka finansial. 

Kontrak berjangka komoditas menggunakan variabel pokok yang merupakan aset riil berupa barang2 pertanian seperti kopi, gula, kentang dan barang2 sumber daya alam seperti emas atau minyak. Sedangkan kontrak berjangkak keuangan menggunakan variabel efek seperti saham atau indeks saham. Di BEI, kontrak berjangka yang diperdagangkan saat ini adalah LQ futures, mini LQ futures, DOW futures, JP futures. 

b. Kontrak opsi (option contract)

Kontrka opsi adalah suatu perjanjian yang memberi pemilikanya hak (bukan kewajiban), untuk membeli atau menjual suatu aset tertentu pada harga tertentu selama perioda waktu tertentu. Opsi ada 2 jenis yaitu opsi beli (call action) dan opsi jual (put option). 

Opsi beli adalah hak untuk membeli aset induk atau aset acuan pada harga tetap selama waktu tertentu sesuai ketetapan perusahaan. Ada dua macam pelaksanaan opsi, yaitu american option dan european option. American option dapat dilaksanakan kapan saja sampai dengan dan termasuk tanggal berakhirnya sebuah kontrak opsi. Sedangkan european option dapat dilaksanakan hanya pada tanggal berakhirnya sebuah kontrak opsi. 

REKSADANA

Reksadana adalah wadah investasi yang dihimpun dari masyarakat, yang selanjutnya wadah investasi tersebut dikelola oleh manager investasi sehingga menghasilkan return yang diinginkan oleh pemegang reksadana. Mengenai reksadana bisa anda baca penjelasannya disini: Investasi Reksadana dan Manfaat yang Anda Peroleh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daftar Indeks Sektoral Saham di Indonesia

Banyaknya jumlah saham di Indonesia tentunya juga dibagi-bagi kedalam berbagai jenis sektor saham oleh Bursa Efek Indonesia. Adanya indeks sektor saham yang sudah diklasifikasikan juga sangat berguna bagi anda untuk melakukan analisis sektor yang paling bagus dan sektor yang harga sahamnya turun paling dalam. Berikut adalah daftar indeks sektor saham di Indonesia:  1. ^JKSE = Composite Index / Indeks Harga Saham Gabungan  2. ^JKII = Jakarta Islamic Index 3. ^JKMBX = Indeks Papan Utama 4. ^JKDBX = Indeks Papan Pengembangan 5. ^JKTRAD = Indeks Perdagangan dan Jasa 6. ^JKCONS = Indeks Consumer Goods 7. ^JKMNFG = Indeks Manufaktur 8. ^JKPROP = Indeks Konstruksi, Properti dan Real Estate 9. ^JKMING = Indeks Pertambangan 10. ^JKFINA = Indeks Finance  11. ^JKINFA = Indeks Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi  12. ^JKBIND = Indeks Industri Dasar  13. ^JKMISC = Miscellanous Index  Itulah daftar indeks sektor saham di Bursa Efek Indonesia. Kode singkatan diatas a...

Keuntungan dan Risiko Menabung Saham

Program Yuk Nabung Saham yang digagas oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan didukung oleh banyak lembaga2 lainnya seperti universitas, kini telah menyita perhatian kalangan orang awam maupun trader saham dan calon investor. Sebenarnya di pos ini:  Penjelasan Cara Menabung Saham ,  saya juga sudah pernah membahas sedikit banyak mengenai ilustrasi menabung saham. Anda bisa baca lagi penjelasan lengkapnya. Baca juga:  Program Sosialisasi Yuk Nabung Saham . Untuk memperdalam mengenai program Yuk Nabung Saham, maka di pos ini saya akan memaparkan keuntungan dan risiko menabung saham. Melalui pos ini, diharapkan anda bisa lebih memahami tentang menabung saham. KEUNTUNGAN MENABUNG SAHAM 1. Mendapatkan pertumbuhan aset dari kenaikan harga saham jangka panjang Prinsip menabung saham adalah membeli saham-saham yang bagus untuk jangka panjang, yang memiliki daya tahan dalam jangka panjang. Dalam hal ini, biasanya dipilih saham2 blue chip untuk menabung saham. Pada umumnya, saham2 blue...

Cara Menghindari Saham Nyangkut

Di pos sebelumnya, bisa anda baca lagi disini: Strategi Keluar dari Saham Nyangkut , saya menjelaskan pada anda, strategi yang bisa anda lakukan agar anda bisa menjual saham anda yang nyangkut. Artinya, di pos tersebut saham anda sudah terlanjut nyangkut dan anda harus melakukan tindakan represif. Di pos ini, saya akan memberikan sedikit strategi agar anda bisa terhindar dari saham nyangkut. Jadi di pos ini kita akan melakukan tindakan preventif agar portofolio saham anda tidak amburadul. Berikut beberapa strategi yang bisa anda lakukan agar anda bisa menghindari saham nyangkut: 1. Kalau anda ingin membeli saham dengan perasaan emosi, lebih baik jangan membeli saham. Hal ini biasanya terjadi saat saham sedang naik-naiknya. Banyak trader yang mulai takut ketinggalan kereta dan membeli saham dalam jumlah besar. Kalau anda mengalami hal demikian, itu artinya anda sedang membeli saham dengan perasaan emosi. Jika hal tersebut terjadi, ada baiknya anda tidak perlu trading terlebih dahulu. P...