Langsung ke konten utama

Berapa Keuntungan (Profit) Trading Saham Harian?

"Berapa profit yang bisa kita peroleh dari trading saham?" Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang sangat sering ditanyakan oleh para trader. Karena tujuan utama kita trading adalah untuk dapat profit (uang), maka sangat wajar jika pertanyaan tersebut muncul di benak trader. 

Besar kecilnya profit yang bisa anda raih dari trading sebenarnya juga tergantung dari modal trading dan target take profit yang anda tetapkan. Tercapai tidaknya target take profit anda tentunya juga dipengaruhi oleh pengalaman trading anda.  

Banyak juga rekan-rekan trader yang ingin dapat profit lebih dari strategi trading harian (intraday) menanyakan hal yang sama: "Kalau mau trading harian, berapa keuntungan yang bisa saya dapatkan dalam sehari? Bisakah profit konsisten dari trading harian? Bagaimana strateginya?"

Sebenarnya jawabannya juga sama: Tergantung dari besar kecilnya modal anda serta pengalaman trading anda. Tetapi saya perlu menjelaskan lebih banyak tentang POTENSI PROFIT untuk TRADER HARIAN alias intraday trading. Baca juga: Belajar dan Praktik Intraday Trading Saham. 

Perlu anda pahami bahwa inti utama dalam trading harian adalah: JANGAN TAMAK (GREEDY) / RAKUS, dan jangan terbawa emosi. Trader harian harus mencari saham2 yang bisa naik dalam waktu sehari atau dua hari trading. 

Maka dari itu, anda tidak boleh bernafsu untuk mencari keuntungan sebesar mungkn dari trading harian, walaupun kedengarannya trading harian itu asyik karena bisa dapat profit lebih cepat. Banyak trader yang mencoba melakukan hal ini, dan akhirnya trader salah memilih saham, nyangkut dan cut loss. 

Jadi berapa besar kecilnya keuntungan yang bisa anda peroleh dari trading harian, semuanya tergantung dari target dan analisa anda yaitu: 

1. Trader harian mengincar profit 1-3% namun konsisten, bukan profit puluhan persen sehari tetapi tidak konsisten (dan gambling) 

Inilah persepsi yang sering salah tentang trading harian. Trading harian bukan berarti anda mengincar profit sebesar mungkin dalam sehari. Target keuntungan trader harian cukup 1-3% di hari yang sama atau sampai tiga harian trading, tetapi anda bisa mendapatkannya secara konsisten.  Baca juga: Strategi dan Praktik Trading Harian. 

Anda yang sudah menjalankan trading di pasar saham, anda akan menyadari bahwa profit 1-3% secara konsisten adalah profit yang besar. 

Contoh transaksi trading harian (Saham Gain). Profit stabil namun konsisten dengan risiko kecil

Anda boleh saja mengincar profit 10% untuk trading harian khusus scalping. Tetapi tentu saja anda tidak disarankan untuk terus trading dengan mengincar profit2 yang sangat besar dan cepat. Mengapa? Karena saham2 yang mudah naik turun dalam waktu sangat cepat, juga memiliki risiko yang lebih besar. 

2. Trader harian harus memilih saham yang layak trading

Keuntungan yang bisa anda raih dari trading harian tergantung dari kemampuan anda dalam memilih saham. Yap, untuk trading harian anda tetap harus memilih saham2 yang layak trading. 

Yaitu saham2 yang likuid (banyak buyer dan seller), punya pergerakan dan fluktuatif bagus, punya chart yang bagus, dan tentunya momentum harus tepat. Untuk profit trading harian, anda tidak disarankan memilih saham2 berisiko tinggi, yang mudah naik 20% sehari tapi juga berpotensi turun 20% sehari. 

Anda harus bisa memilih saham2 yang pergerakannya stabil, namun mudah naik dalam jangka waktu harian. 

3. Trading harian tetap menggunakan ANALISA TEKNIKAL 

Profit trading harian bisa anda raih secara konsisten hanya jika anda menggunakan analisa teknikal. Analis teknikal untuk trading harian yaitu kombinasi2 dari analisa grafik, support-resisten, tren, candlestick dan indikator. 

Hanya dengan analisa2 itulah, anda bisa mendapatkan profit. Hilangkah anggapan bahwa untuk mengetahui saham yang naik cepat berarti anda harus melihat bandarmologi, net buy net sell, running trade. 

Analisa2 itu memang penting. Tetapi analisa teknikal tetaplah merupakan analisa utama yang harus anda gunakan untuk mendapat untung yang konsisten dari trading harian alias intraday trading. 

Praktik memilih saham-saham yang bagus untuk trading harian, analisa2 yang harus digunakan untuk memilih saham harian, memilih saham2 yang risikonya rendah dan cara membaca momentum yang tepat untuk trading, bisa anda dapatkan praktiknya disini: Praktik Trading Harian: Intraday & One Day Trading. 

Anda nanti akan langsung masuk pada cara-cara mendapatkan profit dari trading harian, di mana semua materi tersebut didasarkan pada pengalaman trading saya, sehingga anda bisa mendapatkan profit yang konsisten dari trading harian, dengan cara yang tepat. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mencari Nilai Dividen di Laporan Keuangan

Dividen adalah salah satu return yang ingin dicapai oleh trader maupun investor. Terkait pembayaran dividen ini, banyak rekan2 yang bertanya pada saya: "Pak Heze, gimana cara mencari nilai dividen perusahaan di laporan keuangan? Apakah bisa kita melihatnya melalui laporan keuangannya ?"  Tentu saja bisa. Anda yang ingin melihat nilai dividen yang dibayarkan perusahaan, pertama-tama anda perlu mengunduh laporan keuangan perusahaan yang anda cari melalui situs IDX. Baca langkah-langkahnya disini: Cara Mendapatkan Laporan Keuangan Perusahaan.  Setelah anda download laporan keuangan yang anda cari, anda buka file PDF-nya. Katakanlah kita mau mencari nilai dividen pada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Maka kita download laporan keuangannya. Untuk mempermudah contohnya, anda bisa buka file PDF laporan keuangan TLKM disini: Contoh Laporan Keuangan TLKM.  Untuk mencari nilai dividen, langkah2nya sebagai berikut:  1. Buka laporan ekuitas (kalau pada contoh TLKM, ada d...

Pengertian Obligasi, Jenis-jenis Obligasi dan Karakteristik Obligasi

Salah satu instrumen investasi di pasar modal adalah obligasi. Secara sederhana, obligasi adalah surat utang. Jadi obligasi itu ibarat perusahaan / pemerintah meminjam uang kepada masyarakat. Perusahaan / pemerintah akan menerbitkan obligasi agar dibeli oleh masyarakat, dan kemudian perusahaan / pemerintah akan mengembalikan uang tersebut beserta kuponnya. Uang dari obligasi digunakan untuk membayar utang negara, ekspansi usaha, pembiayaan APBN dan lain2. Obligasi memiliki jangka waktu tertentu, di mana penerbit obligasi harus mengembalikan nominal pokok pada saat jatuh tempo. Selain membayar pokok, penerbit obligasi wajib melakukan pembayaran bunga (kupon) secara berkala, dengan tingkat bunga dan perioda pembayaran yang ditentukan pada kontrak, biasanya bisa setiap 3 bulan sekali, atau 6 bulan sekali.  JENIS-JENIS OBLIGASI 1. Obligasi pemerintah (goverment bond) Obligasi pemerintah merupakan obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan negara. Di Am...

Daftar Indeks Sektoral Saham di Indonesia

Banyaknya jumlah saham di Indonesia tentunya juga dibagi-bagi kedalam berbagai jenis sektor saham oleh Bursa Efek Indonesia. Adanya indeks sektor saham yang sudah diklasifikasikan juga sangat berguna bagi anda untuk melakukan analisis sektor yang paling bagus dan sektor yang harga sahamnya turun paling dalam. Berikut adalah daftar indeks sektor saham di Indonesia:  1. ^JKSE = Composite Index / Indeks Harga Saham Gabungan  2. ^JKII = Jakarta Islamic Index 3. ^JKMBX = Indeks Papan Utama 4. ^JKDBX = Indeks Papan Pengembangan 5. ^JKTRAD = Indeks Perdagangan dan Jasa 6. ^JKCONS = Indeks Consumer Goods 7. ^JKMNFG = Indeks Manufaktur 8. ^JKPROP = Indeks Konstruksi, Properti dan Real Estate 9. ^JKMING = Indeks Pertambangan 10. ^JKFINA = Indeks Finance  11. ^JKINFA = Indeks Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi  12. ^JKBIND = Indeks Industri Dasar  13. ^JKMISC = Miscellanous Index  Itulah daftar indeks sektor saham di Bursa Efek Indonesia. Kode singkatan diatas a...