Langsung ke konten utama

Pengalaman Main Saham Saya

Anda yang sering berkunjung ke web Saham Gain ini, saya sering memberikan pengalaman-pengalaman, pandangan dan filosofi saya tentang main saham. Dan pada beberapa pos lain, saya juga memberikan pandangan2 para pemain saham sukses, tentang bagaimana cara menjalankan bisnis saham yang benar.

Tapi seperti yang sering saya tuliskan, bahwa di saham itu tidak ada rumus pasti. Main saham itu tidak seperti pelajaran matematika, di mana 1+1 hasilnya adakah 2. Dalam saham, 1 + 1 hasilnya bisa jadi 3,5,7,10 dan seterusnya. Kenapa bisa begitu? 

Karena ada banyak jalan menuju roma untuk mendapatkan untung di saham. Dapat untung di saham tidak hanya dilakukan dengan satu cara saja. Kalau ada 100 trader saham, kemungkinan besar ada 100 cara berbeda untuk mendapatkan profit. 

Anda dan trader lain mungkin sama2 swing trader. Tapi setiap strategi dan cara menginterpretasikan saham tiap orang pasti akan berbeda-beda. 

Jadi jika anda sering membaca pengalaman2 saya tentang saham, maka pengalaman2 yang saya tuliskan pada anda bertujuan untuk memberikan pandangan tentang dunia saham yang sesungguhnya. 

Namun dalam praktik trading anda juga harus bisa menyesuaikan dengan kondisi market, kondisi anda sendiri, modal yang anda miliki dan pengalaman pribadi anda. Sebagai contoh, di pos ini: Saham Turun: Pilih Hold atau Cut Loss? Saya mengatakan bahwa anda sebaiknya tidak terburu dengan cut loss. 

Tentu saja yang saya tuliskan ini bukan cuma teori, namun berdasarkan pada pengalaman trading yang sudah saya jalankan bertahun-tahun. Namun jika anda pribadi setelah menjalankan trading beranggapan bahwa anda harus cut loss secepat mungkin, itu sah-sah saja. Tidak ada salahnya. 

Karena pengalaman2 main saham yang saya tulis di web ini berdasarkan pada praktik2 trading, maka semua itu baik untuk anda pelajari, terapkan, dan adopsi dalam trading anda. 

Meskipun dalam perjalanannya, tentu saja anda yang harus bisa menemukan style anda sendiri. Anda harus bisa milih saham sendiri, anda harus bisa dapat untung sendiri. Anda  Caranya? 

Praktik, praktik dan praktik. Itu yang selalu saya tekankan pada anda. Anda mau profit dari saham? Anda ingin untung konsisten? Maka anda harus mau praktik, anda harus mengalami sendiri, anda harus mau menganalisa.

Sama seperti pengalaman2 yang saya tuliskan di Saham Gain ini, saya bisa menuliskan dan sharing pada anda karena saya mengalami sendiri bagaimana pahit manisnya dunia saham. 

"Pak Heze, tapi kan trader tetap butuh arah tentang bagaimana strategi trading dan cara memilih saham yang benar sebelum praktik?" Kata anda. 

Memang dalam trading, misi utama anda adalah dapat untung dengan kerugian sekecil mungkin. Semua itu bisa anda lakukan jika anda mengetahui strategi2 trading yang benar, cara memilih saham yang benar. 

Maka dari itu, di web ini, saya juga memberikan praktik2 langsung yang bisa anda terapkan tentang bagaimana memilih saham yang bagus untuk trading dan tujuannya agar anda bisa mendapatkan untung konsisten di saham. Anda bisa mendapatkan praktikknya disini: Panduan Simpel dan Efektif Memilih Saham Bagus. 

Sehingga, nantinya anda bisa memilih sendiri saham-saham yang bagus, mengembangkan sistem trading anda, dan mendapatkan untung di saham. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mencari Nilai Dividen di Laporan Keuangan

Dividen adalah salah satu return yang ingin dicapai oleh trader maupun investor. Terkait pembayaran dividen ini, banyak rekan2 yang bertanya pada saya: "Pak Heze, gimana cara mencari nilai dividen perusahaan di laporan keuangan? Apakah bisa kita melihatnya melalui laporan keuangannya ?"  Tentu saja bisa. Anda yang ingin melihat nilai dividen yang dibayarkan perusahaan, pertama-tama anda perlu mengunduh laporan keuangan perusahaan yang anda cari melalui situs IDX. Baca langkah-langkahnya disini: Cara Mendapatkan Laporan Keuangan Perusahaan.  Setelah anda download laporan keuangan yang anda cari, anda buka file PDF-nya. Katakanlah kita mau mencari nilai dividen pada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Maka kita download laporan keuangannya. Untuk mempermudah contohnya, anda bisa buka file PDF laporan keuangan TLKM disini: Contoh Laporan Keuangan TLKM.  Untuk mencari nilai dividen, langkah2nya sebagai berikut:  1. Buka laporan ekuitas (kalau pada contoh TLKM, ada d...

Pengertian Obligasi, Jenis-jenis Obligasi dan Karakteristik Obligasi

Salah satu instrumen investasi di pasar modal adalah obligasi. Secara sederhana, obligasi adalah surat utang. Jadi obligasi itu ibarat perusahaan / pemerintah meminjam uang kepada masyarakat. Perusahaan / pemerintah akan menerbitkan obligasi agar dibeli oleh masyarakat, dan kemudian perusahaan / pemerintah akan mengembalikan uang tersebut beserta kuponnya. Uang dari obligasi digunakan untuk membayar utang negara, ekspansi usaha, pembiayaan APBN dan lain2. Obligasi memiliki jangka waktu tertentu, di mana penerbit obligasi harus mengembalikan nominal pokok pada saat jatuh tempo. Selain membayar pokok, penerbit obligasi wajib melakukan pembayaran bunga (kupon) secara berkala, dengan tingkat bunga dan perioda pembayaran yang ditentukan pada kontrak, biasanya bisa setiap 3 bulan sekali, atau 6 bulan sekali.  JENIS-JENIS OBLIGASI 1. Obligasi pemerintah (goverment bond) Obligasi pemerintah merupakan obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan negara. Di Am...

Daftar Indeks Sektoral Saham di Indonesia

Banyaknya jumlah saham di Indonesia tentunya juga dibagi-bagi kedalam berbagai jenis sektor saham oleh Bursa Efek Indonesia. Adanya indeks sektor saham yang sudah diklasifikasikan juga sangat berguna bagi anda untuk melakukan analisis sektor yang paling bagus dan sektor yang harga sahamnya turun paling dalam. Berikut adalah daftar indeks sektor saham di Indonesia:  1. ^JKSE = Composite Index / Indeks Harga Saham Gabungan  2. ^JKII = Jakarta Islamic Index 3. ^JKMBX = Indeks Papan Utama 4. ^JKDBX = Indeks Papan Pengembangan 5. ^JKTRAD = Indeks Perdagangan dan Jasa 6. ^JKCONS = Indeks Consumer Goods 7. ^JKMNFG = Indeks Manufaktur 8. ^JKPROP = Indeks Konstruksi, Properti dan Real Estate 9. ^JKMING = Indeks Pertambangan 10. ^JKFINA = Indeks Finance  11. ^JKINFA = Indeks Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi  12. ^JKBIND = Indeks Industri Dasar  13. ^JKMISC = Miscellanous Index  Itulah daftar indeks sektor saham di Bursa Efek Indonesia. Kode singkatan diatas a...