Langsung ke konten utama

Cara Main Saham dengan Modal Kecil

Berbagai kemudahan dari otoritas Bursa Efek yang bisa anda dapatkan dari trading saham, membuat trading saham saat ini sudah bisa dilakukan dengan modal kecil. Artinya, kalau selama ini banyak anggapan bahwa untuk beli saham, anda harus punya modal ratusan juta, trading saham hanya untuk horang kaya, maka hilangkan anggapan2 tersebut.  

So, tidak heran jika kemudian sekarang banyak sekali orang yang membuka rekening saham, dan memulai trading dengan modal kecil. Sebagian trader yang bertanya pada saya mengenai cara belajar saham kebanyakan trader dengan modal kecil, dari berbagai kalangan usia. 

Peningkatkan jumlah trader dan investor setiap tahun yaitu sekitar 20-25% tiap tahun (yang buka rekening dana nasabah). Artinya, pasar saham kita saat ini sebenarnya banyak didominasi oleh pemula, atau trader yang trading dengan modal kecil, baik anda yang baru buka RDN atau and yang sudah buka RDN namun masih trading beberapa bulan.

Jadi di pos ini, saya akan sedikit membahas strategi trading saham dengan modal kecil, dan sekaligus menjawab pertanyaan rekan2 yang paling sering ditanyakan:

"Kalau modal saya cuman Rp1-2 juta, saham bagus apa yang sebaiknya saya beli Bung Heze?"  

Ukuran besar atau kecilnya modal yang anda gunakan untuk trading, sebenarnya sangat relatif. Namun, pada umumnya modal trading dapat dikatakan kecil apabila modal anda masih dibawah Rp1 juta sampai dengan Rp6 juta. 

Memilih saham dengan modal kecil, berarti anda harus bisa MENYELEKSI SAHAM yang layak untuk trading. Anda harus memulainya pada saat modal anda masih kecil. Mengapa?

Karena ini adalah tahapan awal anda untuk melangkah ke level trading selanjutnya, ketika anda sudah menambah modal. Jangan sampai saat anda sudah menambah modal, anda masih belum bisa menyeleksi saham2 yang cocok untuk anda tradingkan, karena risiko terbesarnya, modal anda bisa tergerus. 


"Terus bagaimana cara menyeleksi saham yang bagus Pak Heze?" Tanya anda penasaran 

Pemula dengan modal kecil, bisa mencoba menyeleksi saham2 yang minim risiko, yaitu saham2 blue chip atau saham2 LQ45. Kalau anda masih bingung tentang saham2 LQ45, cara lainnya adalah: Seleksilah saham2 yang menarik perhatian anda pada saat jam trading. 

Namun menyeleksi saham bagus untuk trading, apalagi jika modal anda masih kecil, anda harus bisa menyeleksi saham yang benar, karena sekalipun saham2 blue chip ataupun LQ45, nggak menjamin saham2 tersebut pasti naik setelah anda beli. Plus, anda yang modalnya masih kecil, tentu pilihan saham masih relatif terbatas. 

Menyeleksi saham adalah bagian dari screening saham untuk mendapatkan stock pick yang layak trading. Agar anda bisa melakukan pemilihan saham yang tepat dengan modal kecil, anda membutuhkan praktik dan strategi yang benar untuk memilih saham yang bagus. 

Praktik lengkap panduan memilih saham yang SIMPEL, EFEKTIF dan BAGUS untuk ditradingkan, juga pernah saya tuliskan praktik lengkapnya , dan contoh2 cara memilih saham bagus disini: Buku Trading Saham: Panduan Simpel dan Efektif Menemukan Saham yang Bagus. 

Kuncinya, cara main saham dengan modal kecil adalah anda mengetahui saham apa yang cocok untuk anda. Dengan demikian, dengan modal kecil anda tetap bisa menekan risiko, dan memahami banyak pola2 saham bagus. Memulai dengan modal kecil dan trading yang benar, adalah langkah awal yang sangat sempurna untuk membangun karir trading anda. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daftar Indeks Sektoral Saham di Indonesia

Banyaknya jumlah saham di Indonesia tentunya juga dibagi-bagi kedalam berbagai jenis sektor saham oleh Bursa Efek Indonesia. Adanya indeks sektor saham yang sudah diklasifikasikan juga sangat berguna bagi anda untuk melakukan analisis sektor yang paling bagus dan sektor yang harga sahamnya turun paling dalam. Berikut adalah daftar indeks sektor saham di Indonesia:  1. ^JKSE = Composite Index / Indeks Harga Saham Gabungan  2. ^JKII = Jakarta Islamic Index 3. ^JKMBX = Indeks Papan Utama 4. ^JKDBX = Indeks Papan Pengembangan 5. ^JKTRAD = Indeks Perdagangan dan Jasa 6. ^JKCONS = Indeks Consumer Goods 7. ^JKMNFG = Indeks Manufaktur 8. ^JKPROP = Indeks Konstruksi, Properti dan Real Estate 9. ^JKMING = Indeks Pertambangan 10. ^JKFINA = Indeks Finance  11. ^JKINFA = Indeks Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi  12. ^JKBIND = Indeks Industri Dasar  13. ^JKMISC = Miscellanous Index  Itulah daftar indeks sektor saham di Bursa Efek Indonesia. Kode singkatan diatas a...

Keuntungan dan Risiko Menabung Saham

Program Yuk Nabung Saham yang digagas oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan didukung oleh banyak lembaga2 lainnya seperti universitas, kini telah menyita perhatian kalangan orang awam maupun trader saham dan calon investor. Sebenarnya di pos ini:  Penjelasan Cara Menabung Saham ,  saya juga sudah pernah membahas sedikit banyak mengenai ilustrasi menabung saham. Anda bisa baca lagi penjelasan lengkapnya. Baca juga:  Program Sosialisasi Yuk Nabung Saham . Untuk memperdalam mengenai program Yuk Nabung Saham, maka di pos ini saya akan memaparkan keuntungan dan risiko menabung saham. Melalui pos ini, diharapkan anda bisa lebih memahami tentang menabung saham. KEUNTUNGAN MENABUNG SAHAM 1. Mendapatkan pertumbuhan aset dari kenaikan harga saham jangka panjang Prinsip menabung saham adalah membeli saham-saham yang bagus untuk jangka panjang, yang memiliki daya tahan dalam jangka panjang. Dalam hal ini, biasanya dipilih saham2 blue chip untuk menabung saham. Pada umumnya, saham2 blue...

Cara Menghindari Saham Nyangkut

Di pos sebelumnya, bisa anda baca lagi disini: Strategi Keluar dari Saham Nyangkut , saya menjelaskan pada anda, strategi yang bisa anda lakukan agar anda bisa menjual saham anda yang nyangkut. Artinya, di pos tersebut saham anda sudah terlanjut nyangkut dan anda harus melakukan tindakan represif. Di pos ini, saya akan memberikan sedikit strategi agar anda bisa terhindar dari saham nyangkut. Jadi di pos ini kita akan melakukan tindakan preventif agar portofolio saham anda tidak amburadul. Berikut beberapa strategi yang bisa anda lakukan agar anda bisa menghindari saham nyangkut: 1. Kalau anda ingin membeli saham dengan perasaan emosi, lebih baik jangan membeli saham. Hal ini biasanya terjadi saat saham sedang naik-naiknya. Banyak trader yang mulai takut ketinggalan kereta dan membeli saham dalam jumlah besar. Kalau anda mengalami hal demikian, itu artinya anda sedang membeli saham dengan perasaan emosi. Jika hal tersebut terjadi, ada baiknya anda tidak perlu trading terlebih dahulu. P...