Langsung ke konten utama

Cara Menabung Saham di Bank

Saya seringkali menerima pertanyaan: Bagaimana cara menabung saham di bank? Apakah bank menyediakan fasilitas untuk menabung saham? Bisakah menabung saham di bank? Oke, berhubung pertanyaan2 ini cukup sering ditanyakan, maka akan saya bahas di pos ini. 

Banyak orang berpikir menabung saham bisa dilakukan di bank, karena istilah 'nabung' itu identik dengan bank. Tapi tentu saja, konteks menabung saham dengan menabung uang itu tidaklah sama. Kalau anda belum paham tentang menabung saham, anda bisa baca pos saya disini: Penjelasan Cara Menabung Saham. 

Yap, nabung saham sama itu sebenarnya sama dengan membeli saham untuk diinvestasikan. Hanya bedanya, anda membeli secara bertahap. Perbankan TIDAK MENYEDIAKAN fasilitas untuk menabung saham. Itu artinya, anda tidak bisa membeli saham melalui bank.

Perbankan menyediakan fasilitas untuk menyimpan uang, deposito, kredit. Namun bank tidak menyediakan fasilitas untuk membuka rekening saham, termasuk dalam hal ini adalah beli jual maupun menyimpan saham. 

Kalau anda mau menabung saham, maka membeli saham (nabung saham) hanya bisa dilakukan melalui rekening saham / efek di kantor sekuritas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. 

Apabila anda belum punya rekening saham, maka anda harus daftar terlebih dahulu. Anda bisa mendaftar secara offline (datang langsung ke kantor sekuritas) atau mendaftar secara online (melalui situs website sekuritas). 

Di web Saham Gain ini, saya sudah menuliskan langkah2 lengkap tentang cara membuka rekening saham, terutama membuka rekening saham secara online, cara mencari sekuritas di kota anda, dan langkah2 awal belajar saham dalam ebook free yang saya terbitkan. Anda bisa downlaod disini: Ebook Gratis Panduan Membeli Saham Bagi Pemula (26 halaman)

Beberapa perbankan seperti Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri juga memiliki sekuritas. Bank Mandiri misalnya, memiliki sekuritas sendiri yang bernama Mandiri Sekuritas. Namun tentunya sekuritas berbeda dengan perbankan. Jadi kalau anda mau nabung saham, anda harus daftar dulu di kantor sekuritasnya, bukan di bank. 

Semoga pos ini menjawab pertanyaan rekan-rekan tentang bagaimana cara menabung saham di bank. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mencari Nilai Dividen di Laporan Keuangan

Dividen adalah salah satu return yang ingin dicapai oleh trader maupun investor. Terkait pembayaran dividen ini, banyak rekan2 yang bertanya pada saya: "Pak Heze, gimana cara mencari nilai dividen perusahaan di laporan keuangan? Apakah bisa kita melihatnya melalui laporan keuangannya ?"  Tentu saja bisa. Anda yang ingin melihat nilai dividen yang dibayarkan perusahaan, pertama-tama anda perlu mengunduh laporan keuangan perusahaan yang anda cari melalui situs IDX. Baca langkah-langkahnya disini: Cara Mendapatkan Laporan Keuangan Perusahaan.  Setelah anda download laporan keuangan yang anda cari, anda buka file PDF-nya. Katakanlah kita mau mencari nilai dividen pada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Maka kita download laporan keuangannya. Untuk mempermudah contohnya, anda bisa buka file PDF laporan keuangan TLKM disini: Contoh Laporan Keuangan TLKM.  Untuk mencari nilai dividen, langkah2nya sebagai berikut:  1. Buka laporan ekuitas (kalau pada contoh TLKM, ada d...

Pengertian Obligasi, Jenis-jenis Obligasi dan Karakteristik Obligasi

Salah satu instrumen investasi di pasar modal adalah obligasi. Secara sederhana, obligasi adalah surat utang. Jadi obligasi itu ibarat perusahaan / pemerintah meminjam uang kepada masyarakat. Perusahaan / pemerintah akan menerbitkan obligasi agar dibeli oleh masyarakat, dan kemudian perusahaan / pemerintah akan mengembalikan uang tersebut beserta kuponnya. Uang dari obligasi digunakan untuk membayar utang negara, ekspansi usaha, pembiayaan APBN dan lain2. Obligasi memiliki jangka waktu tertentu, di mana penerbit obligasi harus mengembalikan nominal pokok pada saat jatuh tempo. Selain membayar pokok, penerbit obligasi wajib melakukan pembayaran bunga (kupon) secara berkala, dengan tingkat bunga dan perioda pembayaran yang ditentukan pada kontrak, biasanya bisa setiap 3 bulan sekali, atau 6 bulan sekali.  JENIS-JENIS OBLIGASI 1. Obligasi pemerintah (goverment bond) Obligasi pemerintah merupakan obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan negara. Di Am...

Daftar Indeks Sektoral Saham di Indonesia

Banyaknya jumlah saham di Indonesia tentunya juga dibagi-bagi kedalam berbagai jenis sektor saham oleh Bursa Efek Indonesia. Adanya indeks sektor saham yang sudah diklasifikasikan juga sangat berguna bagi anda untuk melakukan analisis sektor yang paling bagus dan sektor yang harga sahamnya turun paling dalam. Berikut adalah daftar indeks sektor saham di Indonesia:  1. ^JKSE = Composite Index / Indeks Harga Saham Gabungan  2. ^JKII = Jakarta Islamic Index 3. ^JKMBX = Indeks Papan Utama 4. ^JKDBX = Indeks Papan Pengembangan 5. ^JKTRAD = Indeks Perdagangan dan Jasa 6. ^JKCONS = Indeks Consumer Goods 7. ^JKMNFG = Indeks Manufaktur 8. ^JKPROP = Indeks Konstruksi, Properti dan Real Estate 9. ^JKMING = Indeks Pertambangan 10. ^JKFINA = Indeks Finance  11. ^JKINFA = Indeks Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi  12. ^JKBIND = Indeks Industri Dasar  13. ^JKMISC = Miscellanous Index  Itulah daftar indeks sektor saham di Bursa Efek Indonesia. Kode singkatan diatas a...