Langsung ke konten utama

Cara Membuat Trading Plan Saham

Setiap kali trading, anda pasti akan sering dianjurkan untuk menyusun TRADING PLAN. Trading plan atau dalam Bahasa Indonesia artinya kurang lebih: Rencana / aturan trading dapat memberikan arah trading yang lebih terarah untuk anda, sehingga dengan trading plan, anda bisa mendapatkan profit konsisten. 

Kenapa anda perlu trading plan? Di pasar saham, anda akan diberikan banyak sekali pilihan saham. Tetapi tidak mungkin anda mentradingkan semuanya. Anda hanya bisa mentradingkan beberapa saham sesuai kemampuan anda. Itu artinya, anda harus memilih saham yang benar2 cocok untuk anda. 

Kedua, anda tidak bisa mengetahui masa depan. Anda tidak bisa mengetahui harga saham akan naik dan turun sampai ke harga berapa keesokan harinya. Maka, anda harus punya trading plan beli dan jual. 

Tetapi seringkali membuat trading plan ini hanya sekedar anjuran-anjuran, tanpa adanya solusi tentang cara membuat dan menjalankan trading plan secara lebih detail. 

Maka dari itu, untuk anda yang saat ini sedang mencari materi-materi mengenai cara membuat trading plan saham secara detail, komprehensif untuk level pemula sampai expert, anda bisa mendapatkan panduan lengkap menyusun trading plan saham disini: Buku Saham. 

Anda bisa lihat review ebooknya disini: Buku Saham Pemula - Expert (427 halaman). Berikut cover ebooknya: 


Berikut adalah materi-materi dan praktik menyusun trading plan yang akan kita bahas: 
  • Cara membuat dan menyusun trading plan saham dan menjalankannya
  • Membuat, menyusun manajemen modal trading pemula - master 
  • Cara melakukan diversifikasi saham berdasarkan manajemen modal
  • Poin-poin penting di dalam trading plan yang harus anda jalankan
  • Kesalahan-kesalahan trader dalam menyusun trading plan, dan bagaimana cara mengatasinya
  • Strategi2 analisa teknikal untuk mendukung trading plan 

Disini anda akan praktik langsung bagaimana menyusun serta menjalankan trading plan, termasuk di dalamnya adalah cara melakukan manajemen modal trading yang benar. Hal ini karena trading plan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari manajemen modal. 

Serta saya lengkapi juga dengan strategi2 memilih saham berdasarkan analisa teknikal yang simpel dan dapat dipraktikkan. Hal ini karena di dalam trading plan, salah satunya anda harus bisa menentukan di harga berapa anda beli dan jual. Semuanya itu membutuhkan analisa teknikal. 

Jadi untuk anda yang sekarang sedang bingung bagaimana cara membuat TRADING PLAN saham, apa saja yang harus dipersiapkan dalam membuat trading plan, kini anda sudah mendapatkan praktik2 lengkap tentang cara membuat dan menyusun trading plan. 

Dengan adanya praktik2 membuat trading plan ini, saya berharap agar setiap trader saham bisa membuat aturan trading-nya sendiri, sehingga trader tahu apa yang harus dilakukan ketika berhadapan dengan pasar saham. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mencari Nilai Dividen di Laporan Keuangan

Dividen adalah salah satu return yang ingin dicapai oleh trader maupun investor. Terkait pembayaran dividen ini, banyak rekan2 yang bertanya pada saya: "Pak Heze, gimana cara mencari nilai dividen perusahaan di laporan keuangan? Apakah bisa kita melihatnya melalui laporan keuangannya ?"  Tentu saja bisa. Anda yang ingin melihat nilai dividen yang dibayarkan perusahaan, pertama-tama anda perlu mengunduh laporan keuangan perusahaan yang anda cari melalui situs IDX. Baca langkah-langkahnya disini: Cara Mendapatkan Laporan Keuangan Perusahaan.  Setelah anda download laporan keuangan yang anda cari, anda buka file PDF-nya. Katakanlah kita mau mencari nilai dividen pada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Maka kita download laporan keuangannya. Untuk mempermudah contohnya, anda bisa buka file PDF laporan keuangan TLKM disini: Contoh Laporan Keuangan TLKM.  Untuk mencari nilai dividen, langkah2nya sebagai berikut:  1. Buka laporan ekuitas (kalau pada contoh TLKM, ada d...

Pengertian Obligasi, Jenis-jenis Obligasi dan Karakteristik Obligasi

Salah satu instrumen investasi di pasar modal adalah obligasi. Secara sederhana, obligasi adalah surat utang. Jadi obligasi itu ibarat perusahaan / pemerintah meminjam uang kepada masyarakat. Perusahaan / pemerintah akan menerbitkan obligasi agar dibeli oleh masyarakat, dan kemudian perusahaan / pemerintah akan mengembalikan uang tersebut beserta kuponnya. Uang dari obligasi digunakan untuk membayar utang negara, ekspansi usaha, pembiayaan APBN dan lain2. Obligasi memiliki jangka waktu tertentu, di mana penerbit obligasi harus mengembalikan nominal pokok pada saat jatuh tempo. Selain membayar pokok, penerbit obligasi wajib melakukan pembayaran bunga (kupon) secara berkala, dengan tingkat bunga dan perioda pembayaran yang ditentukan pada kontrak, biasanya bisa setiap 3 bulan sekali, atau 6 bulan sekali.  JENIS-JENIS OBLIGASI 1. Obligasi pemerintah (goverment bond) Obligasi pemerintah merupakan obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan negara. Di Am...

Daftar Indeks Sektoral Saham di Indonesia

Banyaknya jumlah saham di Indonesia tentunya juga dibagi-bagi kedalam berbagai jenis sektor saham oleh Bursa Efek Indonesia. Adanya indeks sektor saham yang sudah diklasifikasikan juga sangat berguna bagi anda untuk melakukan analisis sektor yang paling bagus dan sektor yang harga sahamnya turun paling dalam. Berikut adalah daftar indeks sektor saham di Indonesia:  1. ^JKSE = Composite Index / Indeks Harga Saham Gabungan  2. ^JKII = Jakarta Islamic Index 3. ^JKMBX = Indeks Papan Utama 4. ^JKDBX = Indeks Papan Pengembangan 5. ^JKTRAD = Indeks Perdagangan dan Jasa 6. ^JKCONS = Indeks Consumer Goods 7. ^JKMNFG = Indeks Manufaktur 8. ^JKPROP = Indeks Konstruksi, Properti dan Real Estate 9. ^JKMING = Indeks Pertambangan 10. ^JKFINA = Indeks Finance  11. ^JKINFA = Indeks Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi  12. ^JKBIND = Indeks Industri Dasar  13. ^JKMISC = Miscellanous Index  Itulah daftar indeks sektor saham di Bursa Efek Indonesia. Kode singkatan diatas a...