Langsung ke konten utama

Trader Saham Sukses: Trader Harian atau Mingguan?

Sukses dalam trading saham artinya anda bisa mencetak profit yang lebih konsisten, mampu menekan kerugian, dan modal anda jauh lebih berkembang dibandingkan saat anda pertama kali trading. Baca juga: Cara Mengukur Profit Konsisten Saham. 

Sukses dalam trading bukan berarti anda harus menjadi orang se-kaya Warren Buffet, Lo Kheng Hong atau orang lain. Cukup bandingkan diri anda dahulu saat pertama kali trading, dengan anda yang sekarang. Seberapa jauh perkembangan anda? 

Untuk sukses di saham, tentu saja anda harus melalui sebuah proses, bukan hasil instan. Salah satu proses itu adalah: Anda memiliki, mengatur dan menjalankan strategi trading yang benar. 

[Pelajari juga strategi2 trading, full praktik analisis teknikal, panduan menyusun trading plan & manajemen modal, agar anda bisa menemukan saham2 yang bagus untuk trading disini: Buku Saham Pemula - Expert]

Disinilah kemudian banyak menimbulkan perdebatan. Sebagian trader mengatakan kalau mau untung jangka panjang, jangan trading harian, tapi harus trading mingguan (buy and hold).

Sebagian trader lagi mengatakan kalau mau untung di saham, jangan hold saham terlalu lama, karena return atau profitnya lama. Bahkan sebagian besar investor saham mengatakan untuk sukses di saham, jangan trading, tapi harus investasi jangka panjang. 

Berdasarkan pengalaman saya pribadi, sukses dalam trading tidak ada aturan, pembatasan ataupun rumus apakah anda harus menggunakan strategi trading saham harian atau trading mingguan atau bahkan investasi. Pelajari juga: Cara Profit Trading Saham Harian / Cepat. 

Ada trader yang lebih sukses menjadi swing trader karena memang tidak memiliki banyak waktu untuk memantau market. Ada trader yang lebih sukses jadi trader harian karena memang trader punya kemampuan menganalisa saham2 jangka pendek, dan punya waktu lebih banyak untuk trading. 

Bahkan, kalau anda bisa menerapkan beberapa strategi trading atau menerapkan trading dan investasi saham sekaligus, itu lebih baik, karena anda bisa menjadi pebisnis saham yang lebih fleksibel. Baca juga: Cara Profit Trading & Investasi Secara Bersamaan. 

Jadi, strategi apapun bisa membuat anda sukses kalau anda memahami praktik tradingnya dengan benar. Sebaliknya, semua strategi trading bisa membuat anda gagal kalau anda tidak mempelajari strategi2nya dan hanya gambling di saham. 

Saya yakin setiap dari anda yang memutuskan untuk membuka rekening efek dan trading, semua punya satu tujuan yang sama: Ingin kaya, ingin sukses dan mengembangkan modal. 

Itu artinya, tidak masalah apapun strategi trading yang anda terapkan dalam trading, baik trading harian, swing trading, trading beberapa hari, positioning trading, yang terpenting anda harus: 

- Menemukan strategi yang sesuai dengan karakter anda
- Lakukan praktik trading
- Luangkan waktu untuk analisa. Baca juga: Belajar Saham Otodidak
- Jangan berharap hasil yang instan di saham
- Selalu analisa saham sebelum membeli
- Hindari gambling di saham
- Lakukan evaluasi trading anda 

Maka peluang untuk sukses di saham (apapun strategi trading yang anda gunakan) sangat terbuka untuk anda. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mencari Nilai Dividen di Laporan Keuangan

Dividen adalah salah satu return yang ingin dicapai oleh trader maupun investor. Terkait pembayaran dividen ini, banyak rekan2 yang bertanya pada saya: "Pak Heze, gimana cara mencari nilai dividen perusahaan di laporan keuangan? Apakah bisa kita melihatnya melalui laporan keuangannya ?"  Tentu saja bisa. Anda yang ingin melihat nilai dividen yang dibayarkan perusahaan, pertama-tama anda perlu mengunduh laporan keuangan perusahaan yang anda cari melalui situs IDX. Baca langkah-langkahnya disini: Cara Mendapatkan Laporan Keuangan Perusahaan.  Setelah anda download laporan keuangan yang anda cari, anda buka file PDF-nya. Katakanlah kita mau mencari nilai dividen pada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Maka kita download laporan keuangannya. Untuk mempermudah contohnya, anda bisa buka file PDF laporan keuangan TLKM disini: Contoh Laporan Keuangan TLKM.  Untuk mencari nilai dividen, langkah2nya sebagai berikut:  1. Buka laporan ekuitas (kalau pada contoh TLKM, ada d...

Pengertian Obligasi, Jenis-jenis Obligasi dan Karakteristik Obligasi

Salah satu instrumen investasi di pasar modal adalah obligasi. Secara sederhana, obligasi adalah surat utang. Jadi obligasi itu ibarat perusahaan / pemerintah meminjam uang kepada masyarakat. Perusahaan / pemerintah akan menerbitkan obligasi agar dibeli oleh masyarakat, dan kemudian perusahaan / pemerintah akan mengembalikan uang tersebut beserta kuponnya. Uang dari obligasi digunakan untuk membayar utang negara, ekspansi usaha, pembiayaan APBN dan lain2. Obligasi memiliki jangka waktu tertentu, di mana penerbit obligasi harus mengembalikan nominal pokok pada saat jatuh tempo. Selain membayar pokok, penerbit obligasi wajib melakukan pembayaran bunga (kupon) secara berkala, dengan tingkat bunga dan perioda pembayaran yang ditentukan pada kontrak, biasanya bisa setiap 3 bulan sekali, atau 6 bulan sekali.  JENIS-JENIS OBLIGASI 1. Obligasi pemerintah (goverment bond) Obligasi pemerintah merupakan obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan negara. Di Am...

Daftar Indeks Sektoral Saham di Indonesia

Banyaknya jumlah saham di Indonesia tentunya juga dibagi-bagi kedalam berbagai jenis sektor saham oleh Bursa Efek Indonesia. Adanya indeks sektor saham yang sudah diklasifikasikan juga sangat berguna bagi anda untuk melakukan analisis sektor yang paling bagus dan sektor yang harga sahamnya turun paling dalam. Berikut adalah daftar indeks sektor saham di Indonesia:  1. ^JKSE = Composite Index / Indeks Harga Saham Gabungan  2. ^JKII = Jakarta Islamic Index 3. ^JKMBX = Indeks Papan Utama 4. ^JKDBX = Indeks Papan Pengembangan 5. ^JKTRAD = Indeks Perdagangan dan Jasa 6. ^JKCONS = Indeks Consumer Goods 7. ^JKMNFG = Indeks Manufaktur 8. ^JKPROP = Indeks Konstruksi, Properti dan Real Estate 9. ^JKMING = Indeks Pertambangan 10. ^JKFINA = Indeks Finance  11. ^JKINFA = Indeks Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi  12. ^JKBIND = Indeks Industri Dasar  13. ^JKMISC = Miscellanous Index  Itulah daftar indeks sektor saham di Bursa Efek Indonesia. Kode singkatan diatas a...