Langsung ke konten utama

Bisakah Profit Besar dari Saham?

Sebagai pebisnis saham, kita semua pasti pernah mendengar kisah-kisah sukses para trader dan investor saham. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang membagikan tips-tips sukses dalam menghadapi pasar saham. Beberapa tokoh yang sering saya pelajari mindset2nya seperti Jesse Livermore, Benjamin Graham, Lo Kheng Hong, Warren Buffet. 

Di zaman sekaran ini, bahkan tidak sedikit para trader yang mengaku bisa profit besar setiap saat dari saham. Di grup2 saham, saya sering melihat trader yang memamerkan profit besar dari hasil transaksi sahamnya. 

Dari sinilah kemudian banyak pebisnis saham, para pemula dan trader intermediate yang belum mendapatkan profit sebesar mereka mulai bertanya-tanya: 

"Apa saya bisa dapat profit besar di saham?"
"Kalau mau untung besar kayaknya modalnya harus miliaran. Kalau cuma 5 juta, mana bisa."

Dan banyak pula trader yang masih dapat profit kecil akhirnya minder, tidak percaya diri dengan sistem trading yang sedang dijalankannya. Pertanyaannya: "Apakah sebagai trader / investor saham anda punya kesempatan untuk mendapatkan profit besar?"

Jawaban saya: Sangat bisa. Semua trader dan investor saham yang sukses, memulai dari level pemula dan bertahap. Jadi kalau anda ingin bisa mendapatkan profit besar di saham, lakukanlah secara bertahap. 

Mulailah dengan modal kecil, pasanglah target2 yang realistis, dan lakukan trading saham dengan cara yang benar (tidak gambling, memilih saham2 yang layak ditradingkan). 

Saran saya, anda jangan mudah tergiur atau tertipu oleh trader2 yang mengaku sukses dan bisa untung dengan instan, ataupun trader-trader yang suka pamer profit jumbo dengan cara yang cenderung spekulatif (membeli saham-saham gorengan)

Jangan menjadi minder hanya karena anda melihat trader2 yang pamer profit besar, sedangkan anda "belum bisa" mendapatkan profit sebesar mereka. 

Seringkali, aktivitas 'pamer profit' tersebut hanyalah bagian kecil dari portofolionya. Kita tidak tahu bagaimana portofolio keseluruhan trader. Apakah kenyataannya trader bisa mendapatkan profit sebesar yang dipamerkan?

Intinya, jangan mudah tergiur atau putus asa jika anda melihat 'rumput tetangga lebih hijau'. Karena apa yang terlihat dari luar, terkadang tidak seperti kenyataannya. 

Pos ini sama sekali tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa trader / investor saham yang bisa mencetak profit besar adalah trader penipu. Sama sekali tidak... 

Faktanya, banyak juga trader yang bisa mendapatkan profit besar dari saham karena trader mau belajar, berusaha, praktik, dan menjalani trading dengan cara yang benar. 

Melalui pos ini, saya ingin menyampaikan pada anda bahwa, setiap dari anda bisa mendapatkan profit besar, tanpa harus membandingkan profit / modal anda dengan trader saham lain yang kelihatannya lebih sukses. 

Kalau ada trader lain yang memang bisa dapat profit besar saat itu, ya itu rezeki mereka. Jika profit anda belum sebesar trader2 lain, anda tidak perlu merasa minder. Karena setiap anda memiliki momen tersendiri untuk sukses dan meraih profit besar dari saham. Anda bisa menjadikan trader / investor sukses sebagai motivasi anda. 

Untuk mendapatkan profit di saham, anda harus tetap fokus untuk mendalami ilmu trading, dan selalu sesuaikan trading dengan kemampuan anda, baik dari segi modal dan level trading, sehingga perlahan anda akan bisa mencapai kesuksesan tersebut (profit). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daftar Indeks Sektoral Saham di Indonesia

Banyaknya jumlah saham di Indonesia tentunya juga dibagi-bagi kedalam berbagai jenis sektor saham oleh Bursa Efek Indonesia. Adanya indeks sektor saham yang sudah diklasifikasikan juga sangat berguna bagi anda untuk melakukan analisis sektor yang paling bagus dan sektor yang harga sahamnya turun paling dalam. Berikut adalah daftar indeks sektor saham di Indonesia:  1. ^JKSE = Composite Index / Indeks Harga Saham Gabungan  2. ^JKII = Jakarta Islamic Index 3. ^JKMBX = Indeks Papan Utama 4. ^JKDBX = Indeks Papan Pengembangan 5. ^JKTRAD = Indeks Perdagangan dan Jasa 6. ^JKCONS = Indeks Consumer Goods 7. ^JKMNFG = Indeks Manufaktur 8. ^JKPROP = Indeks Konstruksi, Properti dan Real Estate 9. ^JKMING = Indeks Pertambangan 10. ^JKFINA = Indeks Finance  11. ^JKINFA = Indeks Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi  12. ^JKBIND = Indeks Industri Dasar  13. ^JKMISC = Miscellanous Index  Itulah daftar indeks sektor saham di Bursa Efek Indonesia. Kode singkatan diatas a...

Keuntungan dan Risiko Menabung Saham

Program Yuk Nabung Saham yang digagas oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan didukung oleh banyak lembaga2 lainnya seperti universitas, kini telah menyita perhatian kalangan orang awam maupun trader saham dan calon investor. Sebenarnya di pos ini:  Penjelasan Cara Menabung Saham ,  saya juga sudah pernah membahas sedikit banyak mengenai ilustrasi menabung saham. Anda bisa baca lagi penjelasan lengkapnya. Baca juga:  Program Sosialisasi Yuk Nabung Saham . Untuk memperdalam mengenai program Yuk Nabung Saham, maka di pos ini saya akan memaparkan keuntungan dan risiko menabung saham. Melalui pos ini, diharapkan anda bisa lebih memahami tentang menabung saham. KEUNTUNGAN MENABUNG SAHAM 1. Mendapatkan pertumbuhan aset dari kenaikan harga saham jangka panjang Prinsip menabung saham adalah membeli saham-saham yang bagus untuk jangka panjang, yang memiliki daya tahan dalam jangka panjang. Dalam hal ini, biasanya dipilih saham2 blue chip untuk menabung saham. Pada umumnya, saham2 blue...

Cara Menghindari Saham Nyangkut

Di pos sebelumnya, bisa anda baca lagi disini: Strategi Keluar dari Saham Nyangkut , saya menjelaskan pada anda, strategi yang bisa anda lakukan agar anda bisa menjual saham anda yang nyangkut. Artinya, di pos tersebut saham anda sudah terlanjut nyangkut dan anda harus melakukan tindakan represif. Di pos ini, saya akan memberikan sedikit strategi agar anda bisa terhindar dari saham nyangkut. Jadi di pos ini kita akan melakukan tindakan preventif agar portofolio saham anda tidak amburadul. Berikut beberapa strategi yang bisa anda lakukan agar anda bisa menghindari saham nyangkut: 1. Kalau anda ingin membeli saham dengan perasaan emosi, lebih baik jangan membeli saham. Hal ini biasanya terjadi saat saham sedang naik-naiknya. Banyak trader yang mulai takut ketinggalan kereta dan membeli saham dalam jumlah besar. Kalau anda mengalami hal demikian, itu artinya anda sedang membeli saham dengan perasaan emosi. Jika hal tersebut terjadi, ada baiknya anda tidak perlu trading terlebih dahulu. P...